Di sela bibir tampak mengering terselip sbatang rumput liar
Jelas menatap awan berarah wajah murung smakin terlihat
Dengan langkah kontai tak terarah keringat bercampur debu jalanan
Engkau sarjana muda resah mencari kerja
Mengandalkan ijazahmu
Empat tahun lamanya bergelut dengan buku
Tuk jaminan masa depan
Langkah kakimu terhenti di depan halaman Sebuah jalanan
Terjenuh lesuh engkau melangkah dari pintu kantor yang diharapkan
Terngiang kata tiada lowongan untuk kerja yang didambakan
Tak perduli berusaha lagi namun kata sama kau dapatkan
Jelas menatap awan berarah wajah murung smakin terlihat
Setengah putus asa dia berucap maaf ibu




Tidak ada komentar:
Posting Komentar